"Sangat disesalkan. Saya pikir bukan fans yang melakukan hal tersebut. Sangat biadab menurut saya kejadian ini. Apalagi belum diketahui apa motif di balik penyiraman," tegasnya.
Walau peristiwa ini terjadi namun ia berpendapat belum perlu jika pengamanan bagi musisi yang manggung lebih diperketat. Pasalnya kejadian tersebut juga berlangsung di luar panggung.
"Pengamanan lebih ekstra gak perlu. Karena kejadian yang terjadi di luar panggung. Belum pernah kejadian seperti ini di tanah air. Jadi pengamanan standar saja, kalau terlalu ketat berlebihan. Karena seharusnya bisa ketangkap si pelaku karena kondisinya dekat tapi bisa lolos," urainya kepada KapanLagi.com®, Senin (25/10).
Meski begitu, ia berpendapat bahwa para musisi lain tak perlu was-was, namun tetap kewaspadaan harus ada. Ia juga meminta pihak berwajib segera menyelidiki kasus tersebut.
"Harusnya diselidiki pihak berwenang. Yang pasti gak perlu khawatir berlebihan. Waspada pasti,” katanya lagi.
- Manajer Saint Loco: Perilaku Beery Baik dan Gak Punya Musuh
- Beery Saint Loco Korban Salah Sasaran?
- Antisipasi Penyiraman Air Keras, Last Child Diamankan Fansnya
- Polda Bentuk Tim, Buru Penyiram Air Keras Vokalis Saint Loco
- Iritasi Mata, Beery Saint Loco Tak Alami Kebutaan
(kpl/dis/adb)
Sumber: KapanLagi.com http://musik.kapanlagi.com/berita/pengamat-musik-pelaku-penyiraman-beery-saint-loco-biadab-05a7fe.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar