Apalagi, menurut Dwiki , para TKI yang ada dalam perkebunan sawit itu tak pernah mendapatkan hiburan selama di pedalaman Sabah itu. "Unik, karena di perkebunan itu ada keluarga. Kami menghibur TKI dan keluarganya. Seumur-umur mereka belum pernah mendapatkan hiburan," ungkap Dwiki di Farabi, Dharmawangsa, Jakarta Selatan (18/3).
Caleg DPR-RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan bahwa setiap orang Indonesia, di manapun harus memiliki jiwa nasionalisme. "TKI maupun anak-anaknya harus bisa merasakan nasionalisme Indonesia. Mereka jarang pulang juga ke tanah air, biaya juga mahal kan," lanjutnya.
Ita Purnamasari & Dwiki Dharmawan/KapanLagi® - Foto: Budy Santoso
Sebagai musisi, untuk bisa menumbuhkan rasa nasionalisme sebagai bangsa Indonesia, ia yang datang bersama sang istri, Ita Purnamasari . Mereka membawakan lagu-lagu kebangsaan untuk para TKI tersebut.
"Ketika menghibur di sana, Indonesia Raya menjadi pembuka dan Indonesia Pusaka sebagai lagu terakhir. Sungguh mengharukan, mereka menitikkan air mata," tukas Dwiki .
- Setelah 24 Tahun, Krakatau Band Reuni di Clear JJF 2014
- Pelajari Tren Musik, Dwiki Dharmawan Belajar Dari Anak
- Rayakan 30 Tahun Berkarya, Dwiki Dharmawan Rilis Album
- Dwiki Dharmawan Ajak Semua Pihak Lestarikan Budaya
- Dwiki Dharmawan dan Ita Purnamasari Rilis Album Spiritual
(kpl/ato/gtr)
Sumber: KapanLagi.com http://ift.tt/OAWgDw
Tidak ada komentar:
Posting Komentar