"Lebih tenang. Awal-awal panik, karena wartawan kan nyerbu ke rumah, waktu itu aku nggak tahu apa-apa," kata Dea di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (2/6) lalu.
Ia merasa kecewa saat menerima surat yang isinya menyatakan bahwa dirinya jadi tersangka. Beberapa saat sebelumnya, Dea masih mengaku sebagai saksi dalam kasus ini. Karenanya, ia pun merasa malu.
Dea berprinsip, tak akan gentar karena memang ia merasa tak bersalah. Karenanya, ibu satu anak ini akan tetap menghadapi proses persidangan dengan baik.
"Lawyer saya bilang, nggak usah takut kalau nggak salah. Hadapin aja. Surat (tersangka -red) itu saya dapat tanggal 30 kemarin," ujarnya.
Penuh percaya diri, Dea mengaku akan datang pada persidangannya. Ia benar-benar yakin bahwa dirinya tak bersalah, dan tak tahu-menahu soal penjualan mobil yang dimaksud.
"Aku akan datang. Aku akan siap soal persidangan. Enggak merasa gelapin mobil. Bukan saya yang jual mobil juga. Ninda yang jual, atas inisiatif dia sendiri. Ninda juga pengen jual mobil itu sebelum kenal aku," paparnya.
- Keterangan 11 Saksi Jadikan Dea Mirella Sebagai Tersangka
- Besok Dea Mirella Diperiksa Sebagai Tersangka Penggelapan
- Ini Cerita Dea Mirella Soal Penggelapan Mobil
- Dea Mirella: Anak Sudah Malas Dengan Ayahnya
- Anak Minta Ikut Menemani Jika Dea Mirella Dipenjara
(kpl/ato/dew)
Sumber: KapanLagi.com http://ift.tt/1kpCHfv
Tidak ada komentar:
Posting Komentar