"Rumah Pandai Terang itu punya makna Rumah yakni sesuatu yang nyaman untuk para pengungsi. Pandai agar pintar secara akademis dan skill juga matang. Terang itu ingin jadi penerang untuk Indonesia," cerita Nadya.
Ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (21/11), Nadya juga berencana bahwa yayasannya ke depannya akan mempersiapkan training di gunung Salak dan menjaring para relawan. Di mana mereka akan diajarkan skill secara psikologi untuk bisa tinggal di lokasi pengungsian.
"Semoga Rumah Pandai Terang Indonesia ini bisa diterima masyaraat dan semakin banyak donasi yang datang. Aku sangat beruntung dapat apresiasi dari BNPB dan jujur saja karena kita masih kecil dan donasi didapat dari perorangan, dana BNPB sangat membantu membuka shelter di lokasi," ujar Nadya.
Kendati yayasan sosial yang dia dirikan bersama Kanaya Tabitha dan Aline Adita ini masih belum setahun, Nadya sudah mendapatkan hasil positif yang digunakan untuk mengurangi beban para korban bencana.
"Nyata sekali efeknya. Para pengungsi di Sinabung sudah panen lele dua kali. Ibu-ibunya sudah bisa bikin sabun untuk dijual dan anak-anaknya bisa bahasa Inggris. Simple aja sih waktu kita ada di sana, tinggal ngebuka Youtube itu dan diajari pendidikan budaya," tutup Nadya. (kpl/hen/aia)
Sumber: KapanLagi.com http://ift.tt/1rhYCUX
Tidak ada komentar:
Posting Komentar