"Yang paling problem pada saat proses syuting di sana kaki gue, karena pada saat itu kaki gue masih pincang bekas patah dua bulan sebelumnya. Sebelum berangkat gue uda ngomong, kemungkinan besar ini akan menggangu, karena untuk jalan aja gue masih susah," paparnya di kantor KapanLagi.com® di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (2/12).
Benar saja, akibat menjalani syuting seharian penuh, kakinya membekak pada bagian patah. "Ternyata terjadi disana, begituover use seharian bekerja dia (bekas patah) bengkak, buat lepas celana aja susah. Apalagi udara dingin itu ngilu terus," jelasnya.
Beruntung bagi Abi, meski tidak ada tukang urut di Perancis, dirinya ditangangi oleh dokter sangat perhatian dan bisa berbahasa Jawa. "Karena di sana gak ada tukang urut akhirnya kita pake dokter, dan alhamdulillahnya kita dapat dokter orang Perancis yang bisa bahasa Jawa, karena istrinya orang Solo," cerita seraya tersenyum.
"Karena gak ada tukang urut akhirnya gue disarankan untuk istirahat. Dia mau kasih surat buat bos gue supaya gue istirahat. Tapi gak mungkin gue istirahat karena waktu gue cuma 25 hari buat kerja. Konsekuensinya gue jalan dengan tertatih atau pakai tongkat," tutupya.
- Bagaimana Nasib 'FAST & FURIOUS' ke Depannya?
- Film Barunya Diprediksi Terbaik, Paul Walker Keburu Meninggal
- Ini Film Terakhir Paul Walker Yang Akan Dirilis
- Kisah 'FAST 7' Siap Ditulis Ulang Pasca Kematian Paul Walker
- Seperti Paul Walker, Bintang Film Ini Tewas Sebelum Syuting Kelar
(kpl/hen/dka)
Sumber: KapanLagi.com http://www.kapanlagi.com/showbiz/film/indonesia/cerita-dari-syuting-edensor-kaki-pincang-abimana-aryasatya-9bcad2.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar