"Suka lagu ini karena menggambarkan diriku yang sebenarnya," ujar Amanda kepada KapanLagi.com® belum lama ini.
Lain lagi dengan pengakuan Millenia. Menurutnya, Sonichi adalah lagu paling susah dan berkesan. Terlabih, untuk menampilkan pertunjukan mereka malam ini, ia dan semua trainee harus berlatih selama 2 bulan. Ia juga mengaku sangat sayang kepada semua fans.
"Aku ingin menjunjukkan yang terbaik dan dengan sekuat tenaga untuk fans. Karena gen 3 sangat sayang sama fans. Tanpa fans, kami nggak ada," ujar Millenia yang juga mengakui kalau unit song yang susah adalah temp demo Namida, karena harus ekspresif dan mengahayati lagu.
Tidak hanya membagi cerita tentang penampilan perdana, para trainee juga semangat saat mengenang masa latihan. Ada kenangan khusus saat mereka menjalani latihan, terutama waktu latihan bersama senior.
Member gen3 JKT48 bagi cerita seru kepada para fans. @KapanLagi.com®
"Saat latihan sempat mikir, aduh kok beratnya. Kuat nggak ya. Sempat mikir berhenti saja. Tapi aku selalu bertanya kepada diri sendiri, apa motivasi gabung dengan JKT48 , dan kenapa aku di situ. Itu yang membuat aku bertahan di sini dan lama kelaman semua kesulitan ini bisa jadi tantangan buat aku (yang bisa diselesaikan)," uajr Andela Yuwono dengan logat Malang-Surabaya yang sangat medok.
Member lain juga menceritakan tentang bimbingan dari kakak senior. Menurut Shani, selama latihan para senior sering memberi motivasi dan menunjukkan kekurangan mereka.
"Kakak senior sering kasih tahu kalau kurang power atau kurang ekspresif saat bawakan lagu. Mereka (senior) tidak mau kejadian negatif yang mereka alami, kejadian sama gen 3. Harus senyum, harus power harus cepet ganti baju," papar Shani panjang lebar.
Dari semua cerita itu, para member gen3 JKT48 punya keinginan yang sama, yaitu melakukan hitouch dengan semua fans. Kalau bisa, mereka ingin hitouch dengan semua fans yang sudah rela capek datang ke theater.
(kpl/djo/phi)
Sumber: KapanLagi.com http://ift.tt/Sz8KxI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar