PANTCHBOT, disutradarai oleh Rashid Suleimenov dari Kazakhstan, mengambil kisah tentang kehidupan sebuah keluarga, di mana sang ayah menganut paham radikal Islam. Sang anak tidak diperbolehkan berhubungan dengan dunia luar, termasuk menonton TV, mendengarkan radio, bertelepon, atau bersekolah dan kesehariannya hanya bisa diisi dengan menghafal Al-Quran. Satu-satunya kebebasan yang dimilikinya adalah saat ia harus mengisi air dalam pipa di sisi lain dari desanya, sampai hal itu memperkenalkannya pada seorang guru.
Film kedua NAA BANGGARU TALLI, disutradari oleh Rajesh Touchriver, India, adalah sebuah film berdasarkan kisah nyata yang memproyeksikan sisi manusia dari pandangan orang yang tersiksa dan disiksa. Mengambil seting India kelas menengah, kisah haru-biru ini menceritajan cinta seorang ayah pada putrinya dalam menghadapi masalah sex trafficking.
dan yang terakhir oleh PANTCHBOT, digawangi sutradara Derek Frey dari USA mengambil kisah roman komedi seorang businessman dan tukang karpet. Bos mereka mendesak agar mereka tidak menjalin hubungan akrab, dan mereka pun diperhadapkan pada pertanyaan mendasar: bagaimana manusia bertahan hidup, dan untuk apa sebenarnya kita hidup?
Rangkaian acara Festival yang dimulai sejak Rabu, 27 November kemarin mendapat dukungan penuh Cinema XXI, Russian Culture Center, GAIB (Gerakan Artis Indonesia Berpeduli), dan Universitas Mercu Buana (UMB). Rektor Universitas Mercu Buana, Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho,MM, menyatakan bahwa pada Opening Night (27/11) dilakukan Special Screening beberapa film karya anak bangsa yang berasal dari civitas academica Mercu Buana, antara lain berjudul Cinta Cita, Sepeda untuk Shania, Freshest, dan Black Box yang merupakan karya terbaik mahasiswa UMB, dan UMB turut bangga dapat menjadi penyelenggara festival film bertaraf internasional.
Penayangan film-film festival ini akan diputar di Pusat Kebudayaan Rusia dan UMB tanpa dipungut bayaran, dan ditutup pada minggu ke-3 Desember.
- Bagaimana Nasib 'FAST & FURIOUS' ke Depannya?
- Film Barunya Diprediksi Terbaik, Paul Walker Keburu Meninggal
- Ini Film Terakhir Paul Walker Yang Akan Dirilis
- Kisah 'FAST 7' Siap Ditulis Ulang Pasca Kematian Paul Walker
- Seperti Paul Walker, Bintang Film Ini Tewas Sebelum Syuting Kelar
(prl/dka)
Sumber: KapanLagi.com http://www.kapanlagi.com/showbiz/film/internasional/iffrcm-tayangkan-film-pemenang-festival-3227ff.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar