Bagi Conchita lagu ini sangat memiliki arti yang besar berkaitan dengan hidupnya sebagai kaum transgender yang selalu didiskriminasi. Lagu ini menceritakan kisah masa kecilnya menuju puncak karir sebagai waria berjenggot.
"Jenggot ini menjadi sebuah pernyataan bahwa kamu bisa mendapatkan apapun. Tak peduli siapa dirimu dan seperti apa penampilanmu," ujarnya.
Conchita Wurst/@Splashnewscom
Rise Like A Phoenix seakan menjadi titik balik bagi Conchita . Hidup dalam diskriminasi sejak kecil membuat dia ingin memberikan sebuah pembuktian dan berharap tak ada lagi diskriminasi untuk orang yang sama sepertinya.
"Menjadi remaja gay di desa kecil bukan suatu hal yang menyenangkan. Dan aku yakin semua gay memiliki cerita yang sama," tukasnya.
Keinginan mulia Conchita juga didukung oleh Presiden Austria Heinz Fischer. Dia merasa bahwa kemenangan ini bukan untuk Austria namun juga toleransi dan perbedaan keragmana di Eropa.
- Presiden Austria: Kemenangan Conchita Wurst Untuk Eropa
- Lewat Eurovision, Conchita Wurst Berharap Tak Ada Diskriminasi
- Waria Austria Menangkan Kontes Nyanyi Eurovision
- Sabrina, 'I LOVE ACOUSTIC 6', Tawarkan Nuansa Lain
- [Video] Harry Styles Pelorotkan Celana Saat Tampil di Brazil
(ind/faj)
Sumber: KapanLagi.com http://ift.tt/1nLDki9
Tidak ada komentar:
Posting Komentar