adfly

Senin, 23 Juni 2014

Jakarta Melayu Festival 2014, Bukti Musik Melayu Belum Mati

Kapanlagi.com - Sebuah festival yang mengangkat akar musik milik bangsa ini yaitu Melayu, akan kembali digelar. Di penyelenggaraan ketiganya, Jakarta Melayu Festival memberikan alternatif tontonan baru.

"Festival ini mengangkat seni budaya Melayu, di musik dan tarian. Ketiga kalinya. Kenapa penting kita ingin memberikan tawaran alternatif baru. Memiliki sesuatu yang istimewa, namanya musik melayu," kata Geisz Chalifah, promotor Gita Cinta Production, di TIM Cikini, Jakarta Pusat (18/6).


Geisz pun menambahkan bahwa dia ingin memberikan sebuah apresiasi terhadap musik melayu. Dia ingin menunjukkan kepada semua orang bahwa musik Melayu masih ada


"Ini merupakan wujud apresiasi kami. Musik Melayu terlihat mati, tidak dilihat media, tidak diapresiasi masyarakat, senimannya gak buat baru," lanjutnya.


Kali ini event yang akan dihelat 22 Agustus 2014 di Taman Ismail Marzuki, Cikini tersebut kembali menghadirkan artis-artis yang memiliki ketertarikan maupun memiliki latar belakang musik Melayu di antaranya Fadly, Uma Tobing, Novi Ayla KDI, Niken Astri KDI, dan lainnya.


"Fadly menyukai musik Melayu. Beberapa kali ikut dalam album Melayu. Konsen ke Melayu, dia ingin ikut. Dia sendiri yang begitu tertarik," tuturnya.


Melalui festival ini, pihak penyelenggara ingin kembali mengangkat harkat dan budaya bangsa. Mereka juga berharap seniman-seniman musik Melayu percaya diri untuk bertarung di industri musik tanah air.


"Mengangkat kembali harkat budaya bangsa, Melayu cenderung terlupakan, selama ini Melayu hanya ada di emperan, nggak pernah tempat mewah. Selama ini, itu milik Java Jazz, Jak Jazz, dan lainnya," tukasnya.



(kpl/ato/faj)







Sumber: KapanLagi.com http://ift.tt/1nvQzlI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar