adfly

Rabu, 15 April 2015

Ini Kata Dul Tentang Musik Dangdut Indonesia

Kapanlagi.com - Pada berita terdahulu disebutkan bahwa Dul mendapat ceramah dari para follower terkait foto yang ia unggah dalam akun instagramnya. Foto tersebut mempertontonkan Jimi Hendrix yang sedang membakar gitarnya sendiri di atas panggung. Lalu apa tanggapan Dul atas 'ceramah' tersebut?

Beberapa orang mengatakan bahwa pernyataan Dul tersebut seolah menghina para penikmat musik dangdut. Menanggapi pendapat tersebut, Dul kemudian mengunggah sebuah foto lain. Kali ini yang ia unggah adalah foto sampul album sebuah grup band lama yang bernama Pengantar Minum Racun.


Band ini sangat hits di tahun 80an. Band yang akrab disebut PMR ini punya sederet lagu-lagu lucu, menggelitik, namun tetap kritis. Dul pun memberikan caption "Ini baru Dangdut keren... Dangdut Indonesia ASLI! Kalo sekarang...... #PMR #Legend," di sebelah foto yang ia unggah.


Sampul album Pengantar Minum Racun © Abdul Qodir/instagramSampul album Pengantar Minum Racun © Abdul Qodir/instagram


Tak seperti sebelumnya, kali ini banyak yang mendukung pendapat Dul. Para follower tersebut mengatakan bahwa dangdut jaman sekarang lebih vulgar. Lucunya, kolom komentar tetap penuh, namun bukan dengan komentar miring, melainkan akun-akun pedagang online yang malah nebeng berjualan.


Bicara soal foto yang ia unggah, sampul PMR ini memang unik. Dengan dandanan khas tahun 80an, memberikan judul pada album ini dengan ORKES MORAL. Ada juga follower yang mengatakan bahwa orangtua mereka masih mempunyai kaset band lama tersebut.


Nah, bagaiman menurut kalian sendiri terkait apa yang dikatakan Dul kali ini? Apakah kalian setuju dengannya atau justru sebaliknya? Jangan lupa tuliskan komentarmu di sini ya...


Gara-gara Foto Ini, Dul Diceramahi Banyak Orang

Bukan Porsche Atau Ferrari Mewah, Inilah Mobil Impian Dul

El dan Dul Gabung Band 'Dewasa', Ahmad Dhani Tak Terima

Dul: Kurt Cobain Juga 'Meniru' Lagu Orang Lain

(kpl/erc)








Sumber: KapanLagi.com http://ift.tt/1J1Q39O

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar