adfly

Jumat, 03 April 2015

Terlalu Bagus, Akting Christine Hakim Di-Cut di 'TJOKROAMINOTO'

Kapanlagi.com - Tak ada pengorbanan yang sia-sia jika ingin memperoleh kesuksesan. Hal itu sepertinya dipahami betul oleh sutradara senior, Garin Nugroho . Yap, demi film terbarunya, GURU BANGSA: TJOKROAMINOTO, Garin sampai rela melakukan cut (pemotongan) adegan yang cukup banyak. Mengapa begitu?

"Peran Christine Hakim sebagai Mbok Tambeng di film ini memang dikit banget ya tampilnya. Memang sengaja saya potong, karena akting Christine terlalu bagus," jelas Garin.


Film dibuat untuk mereka yang ingin memahami negeri ini. Kita membuat film nggak mengikuti selera pasar.

Garin Nugroho

Sutradara yang sudah membuat sekurangnya 23 judul film panjang ini mengakui hal tersebut dilakukan demi keseimbangan sebuah film. Dijumpai di Press Screening GURU BESAR: TJOKROAMINOTO di Epiwalk, Jakarta Selatan, Selasa (31/3), Garin pun bercerita.


Untuk kali ini, Christine harus rela berbagi layar dengan Reza Rahadian ©Budy SantosoUntuk kali ini, Christine harus rela berbagi layar dengan Reza Rahadian ©Budy Santoso


"Apa yang saya lakukan itu memang serius. Semuanya demi hasil film agar seimbang. Sudah jadi tugas sutradara membuat sebuah film yang menampilkan pemain utama dan pemain figuran tampil dengan bagus. Saya berterima kasih sama Christine karena dengan kerendahan hatinya, rela 30% aktingnya saya buang," papar Garin.


Disinggung apakah film yang menampilkan Reza Rahadian sebagai sosok pahlawan nasional Tjokroaminoto itu terkena guntingan LSF (Lembaga Sensor Film), Garin sepertinya bisa bernafas lega.


"Bersyukur lah, karena tidak ada sensor dalam film ini meskipun sedikit menyinggung tentang komunis. Ini adalah pesan untuk anak-anak muda kalau kita bisa menginterpretasikan sejarah. Film dibuat untuk mereka yang ingin memahami negeri ini. Kita membuat film nggak mengikuti selera pasar," tutup Garin. (kpl/abs/aia)








Sumber: KapanLagi.com http://ift.tt/1GnjHY6

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar