adfly

Minggu, 05 April 2015

Cerita Ikmal Tobing Dari Pemain Bola Sampai Jadi Drumer Terkenal

Kapanlagi.com - Ada cerita unik dibalik suksesnya Ikmal Tobing hingga menjadi seorang drumer profesional seperti sekarang. Sebelum bergabung dengan Republik Cinta Management (RCM) milik Ahmad Dhani , rupanya Ikmal adalah pemain bola profesional di Persija.

"Gue itu sebelum pemain drum pemain sepak bola. Di mana dulu waktu

kecil cita-cita pemain bola. Sampai akhirnya jadi pemain bola

profesional itu usia 15 sampai 18 di Persija. Sampai di usia 18,

Persija juara di Surabaya. Besoknya pulang ke rumah. Biasanya kita kan

ada karantina. Nah pas pulang ke rumah masing-masing, harusnya balik

ke karantina, gue nggak balik. Ngilang lah dari peradaban sepak bola,"

cerita Ikmal saat ditemui di rumahnya kawasan Pondok Gede, Bekasi

beberapa waktu lalu.


Sejak saat itu, Ikmal memutuskan untuk fokus berkarir di dunia musik.

Mengikuti berbagai festival musik sampai akhirnya ia mengikuti ajang

pencarian bakat di salah satu stasiun televisi swasta. Usahanya pun

tak sia-sia, ia terpilih sebagai juara satu pemain drum dalam ajang

tersebut mengalahkan ribuan peserta.


Sebelum jadi drumer, Ikmal Tobing adalah seorang pemain sepak bola © KapanLagi.com®/Bambang E RosSebelum jadi drumer, Ikmal Tobing adalah seorang pemain sepak bola © KapanLagi.com®/Bambang E Ros


"Gue memutuskan berkarir di dunia musik, dunia entertainment lah, gue

terjun sebagai drumer. Dari situ gue mulai ikut festival musik. Dulu

sih lebih main di cafe-cafe, mainnya classic rock namanya Seven Years

Letter sama Lemon Tea Band. Akhirnya gue berkesempatan main di

cafe-nya Mas Dhani The Rock Cafe di Kemang. Gue nge-jam dan di situlah

awal mula gue ditarik sama Ahmad Dhani untuk bergabung di Ahmad Band dulu namanya. Terus berkelanjutan ke The Rock Indonesia, ternyata

respon masyarakat Indonesia senang. Kita akhirnya berkesempatan

rekaman bikin T.R.I.A.D dan sekarang buat lagi Mahadewa , me-recycle

lagu-lagu Dewa, lebih modern," ungkap pemilik nama lengkap Rajasa

Ikmal Tobing itu.


Selain sibuk bersama Mahadewa, Ikmal juga sering membantu recording

rekan-rekan musisi lain dan ada beberapa project band. Ikmal mengaku

tidak akan hanya mencoba satu genre musik, tapi ia juga ingin mengasah

musikalitasnya dengan berbagai genre musik.


"Ya gue juga sambil bantu-bantu recording kayak Mulan Jameela , Kotak ,

Saint Loco. Kemarin juga baru bantu Ello. Jadi semuanya gue jalani,

genre-nya apa nggak masalah selama di jalur yang tepat. Ada project

band juga namanya Tomato Pumpkins alirannya metal, ada juga bareng

Virgoun dan Dimas Last Child namanya DIVROCK itu genrenya lebih punk

pop alternatif, tapi masih ada komersilnya," pungkasnya.


Ikmal Tobing: Ahmad Dhani Kata Gue Sih Orang Sadis

Bukan Dwi Andhika, Chika Jessica Malah Dekati Ikmal Tobing

Duet Dengan Vicky Nitinegoro, Ikmal Tobing Diprotes Ahmad Dhani?

Ada Rockband Pemuja 'Juwita' di Konser Yovie and Nuno

Apa Jadinya Jika Musisi-Musisi 'Lebay' Ini Jadi Rekan Satu Band?

(kpl/rhm/mhr)








Sumber: KapanLagi.com http://ift.tt/1GyhpoV

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar